BRMP Riau Hadiri Panen Padi Gogo di Perkotaan, Bukti Pekanbaru Mampu Wujudkan Ketahanan Pangan
Inovasi pertanian kembali tumbuh subur di tengah hiruk-pikuk Kota Pekanbaru. Kelompok Tani Ketahanan Pangan, Kelurahan Tanjung Rhu, Kecamatan Lima Puluh, sukses melaksanakan panen Padi Gogo pada Selasa (18/11/2025). Panen ini menjadi bukti bahwa masyarakat perkotaan mampu memanfaatkan ruang terbatas menjadi lahan pangan produktif.
Hadir dalam kegiatan tersebut, BRMP Riau yang diwakili oleh Katimker LPMP (Dian Pratama, SP. M.Sc) beserta LO Kota Pekanbaru dan tim, Penyuluh UPT Pelatihan dan Penyuluhan Pertanian Provinsi Riau, Penyuluh Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru, Penyuluh Wilayah Rumbai dan Babinsa.
Padi Gogo yang dipanen adalah varietas Inpago 13 Fortiz seluas ± 1,5 ha. Padi Gogo ini merupakan hasil pertanaman pada MT III, Kelompok Tani Ketahanan Pangan berhasil melakukan Budidaya Padi Gogo dengan IP 3 di Kota Pekanbaru. Padi Gogo yang dikenal adaptif di lahan kering ini dikembangkan melalui pendampingan intensif dan penerapan teknologi budidaya tepat guna. Setelah dilakukan ubinan diperoleh hasil provitas sebesar 6,32 ton/ha. Selama ini banyak yang menganggap lahan kering di perkotaan sulit menghasilkan padi. Namun panen hari ini membuktikan bahwa jika dikelola dengan benar, meski tidak memiliki lahan sawah irigasi, padi gogo bisa menjadi alternatif unggulan.
Kelompok Tani Ketahanan Pangan terus berkomitmen untuk mendukung swasembada pangan terutama padi gogo, hal ini terlihat dari komitmen petani untuk tanam Padi Gogo kembali seluas ± 2 ha setelah panen selesai.
BRMP Riau bersama Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru akan terus berkoordinasi untuk memberikan pendampingan teknis dan dukungan agar kegiatan swasembada pangan terutama padi gogo di Kota Pekanbaru dapat berkelanjutan dan semakin meluas.