BRMP Riau Terus Kawal Pertanaman Padi, Pengendalian Gulma dan OPT Digencarkan!
Kegiatan budidaya dan pemeliharaan tanaman padi terus dilakukan di berbagai lot pertanaman, meliputi pengendalian gulma, pencegahan OPT, serta pemupukan pada varietas Inpari 32 HDB, Inpari 34 Salin, Inpari 42 Agritan, Logawa, Rindang 1, Inpara 11 Siam Hizinc, Inpago 12 Agritan, Inpago 13 Fortiz, Cakrabuana Agritan, dan Inpari 50 Marem dengan umur tanaman berkisar 28–55 HST.
Pengendalian gulma dilakukan menggunakan kombinasi herbisida selektif sesuai kondisi lahan dan jenis gulma sasaran. Sementara itu, pencegahan OPT dilaksanakan melalui aplikasi fungisida dan insektisida, sedangkan untuk menjaga kesehatan tanaman serta mendukung pertumbuhan yang optimal dengan menambahkan ZPT dan pupuk mikro.
Selain itu, pemupukan dilakukan menggunakan urea, SP-36, KCl, dan NPK Phonska sesuai umur tanaman dan kebutuhan varietas. Hasil monitoring lapangan menunjukkan kondisi tanaman secara umum masih baik dan aman dari serangan OPT.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan produktivitas dan pemeliharaan pertanaman padi secara intensif di lapangan.