Gerak Cepat Masifkan PM-AAS, Sharing Session BRMP Riau Diikuti 800 Peserta
Pekanbaru- 17 Juli 2026, sebanyak 800 peserta mengikuti sharing session Agromodern BRMP Riau dengan tema Pertanian Modern - Advanced Agricultural System (PM-AAS) melalui zoom meeting. Hadir katimker penyuluh dari 12 Kabupaten/Kota dan penyuluh se Provinsi Riau, BRMP Riau serta mahasiswa/siswa jurusan pertanian.
Sharing session PM-AAS menghadirkan narasumber Kepala BRMP Riau (Dr. Agus Wahyana Anggara, S.Si, M.Si) yang memaparkan secara lengkap mulai dari arahan Menteri Pertanian terkait PM-AAS, Prinsip utama hingga teknik budidaya di lapangan sehingga dapat menghasilkan produksi padi minimal 10 ton/ha.
PM-AAS memiliki tujuan akhir untuk meningkatkan pendapatan petani yaitu melalui peningkatan produktivitas (GKP/ha) dan peningkatan Indeks Pertanaman (IP). Menteri Pertanian menegaskan sebagai percontohan, pada lokasi Brigade Pangan yang memperoleh alokasi bantuan pemerintah wajib melaksanakan PM-AAS.
Prinsip utama PM-AAS adalah : 1) tanam rapat dalam baris untuk efisiensi lahan dan hasil maksimal, 2) efisiensi sumberdaya melalui pemanfaatan teknologi digital untuk tenaga kerja, saprodi dan irigasi, 3) mekanisasi pertanian (traktor, land leveler, rotavator, drone, drum seeder, combine harvester), 4) implementasi berbasis korporasi dengan pengelolaan skala luas dan manajemen terintegrasi hulu ke hilir, 5) intensifikasi produksi dengan populasi tinggi dan 6) spesifik lokasi dengan menyesuaikan agroekosistem.
PM AAS di Provinsi Riau memiliki target 4.707 ha dapat terealisasi dengan peran aktif penyuluh melalui pendampingan dari hulu hingga ke hilir, pendampingan intensif Brigade Pangan, serta melaksanakan kegiatan penyediaan sarana produksi secara efektif dan efisien salah satunya melalui kemandirian benih untuk mendukung PM-AAS.