Tim Perbenihan Bawang Merah Kendalikan Moler dan Mitigasi Gangguan Irigasi
Tim Perbenihan Bawang Merah BRMP Riau menerapkan langkah preventif ketat untuk mengendalikan serangan jamur Fusarium. Saat terdeteksi ada gejala awal penyakit moler di Blok A, tim langsung mencabut tanaman yang sakit agar tidak menular. Perlindungan tanaman kemudian diperkuat dengan penyemprotan fungisida berbahan aktif Azoksistrobin 200 g/L, Difenokonazol 125 g/L, serta pestisida Metomil untuk pengendalian hama.
Selain proteksi penyakit, tim melakukan mitigasi darurat akibat pemadaman listrik menyeluruh (blackout) di Sumatera dengan mengalihkan jadwal penyiraman ke malam hari. Tim juga bergerak cepat memperbaiki fasilitas irigasi di Blok B yang rusak akibat gangguan hewan domestik yang melintas di area pertanaman. Penyiangan gulma juga terus dilakukan demi menjaga pertumbuhan optimal tanaman.
Kegiatan ini menarik perhatian Penyuluh Pertanian Lapangan Siak Hulu untuk berkunjung dan melihat langsung proses budidaya bawang merah yang sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk menghasilkan benih.