Tingkatkan Daya Saing Peternak, BRMP Riau Perkuat Budidaya Ayam KUB Terstandar
Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Riau menggelar kegiatan Penguatan Penerapan Standar Modernisasi Pertanian di Aula Kampung Tualang, Kabupaten Siak, Rabu (28/10/2026). Langkah ini dilakukan untuk mendorong pengembangan usaha peternakan ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) di wilayah ini.
Dalam sambutannya, Camat Tualang, Ari Darmawan, S.IP., mengapresiasi kegiatan ini demi meningkatkan produktivitas dan menekan biaya produksi melalui varietas unggul serta teknik budidaya yang tepat. Bimtek kemudian dibuka resmi oleh Kepala BRMP Riau, Dr. Agus Wahyana Anggara, S.Si., M.Si. Dalam arahannya, ia menekankan penguatan kelembagaan dan adopsi teknologi karena ayam KUB sangat potensial dikembangkan dari skala rumah tangga hingga industri berkat produksi telur yang tinggi dan sifat mengeram yang rendah.
Pada sesi pemaparan materi, drh. Muhammad Wahiduddin, Kabid Peternakan dan Kesmavet, memaparkan Manajemen Kesehatan Ternak Ayam yang meliputi pengelolaan kandang, pemenuhan pakan dan air minum, biosekuriti, vaksinasi, serta pemantauan kesehatan berkala.
Koordinator Layanan Teknis Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian (LTSPK) BSN Riau, Andiko Perdana, ST., menekankan pentingnya standardisasi mutu bibit melalui penerapan seri SNI 8405 (KUB-1, Janaka Agrinak, dan Narayana Agrinak) sebagai acuan jelas bagi peternak untuk menjamin efisiensi produksi dan kepercayaan pasar.
Melengkapi komitmen tersebut, narasumber dari BRMP Riau, Yayu Zurriyati, S.Pt., M.Si., membedah teknis Budidaya Ayam KUB Terstandar secara komprehensif, mulai dari manajemen setiap fase pemeliharaan, tata kelola indukan dan pejantan, hingga standar penanganan telur tetas.
Implementasi teknik budidaya terstandar ini diharapkan membawa dampak nyata bagi kemandirian peternak dalam menghadapi tantangan cuaca dan penyakit di lapangan. Dengan produktivitas ayam KUB yang terjaga, usaha peternakan masyarakat tidak hanya akan tumbuh lebih menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga berkelanjutan dalam jangka panjang sebagai pilar penyedia pangan berkualitas bagi daerah.