Pemerintah Provinsi Riau, BRMP Riau dan Forkopimda Ikuti Rangkaian Pengumuman Swasembada Pangan
Pemerintah Provinsi Riau mengikuti rangkaian Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan bersama Presiden RI Prabowo Subianto secara virtual, Rabu (7/1/2026). Kegiatan ini dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, Panglima Kodam XIX/Tuanku Tambusai, Kapolda Riau, Komandan Korem 031/WB, Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Riau, Katim PEPMP Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Riau, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau, Plt. Kepala Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau, Plt. Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Plt. Kepala Dinas PUPR, Perumahan, Kawasan Pemukiman & Pertanahan Provinsi Riau.
Menteri Pertanian (Dr. Ir. Andi Amran Sulaiman, MP.) menyampaikan produksi beras nasional tahun 2025 mencapai 34,71 juta ton, naik 4,09 juta ton dibanding tahun 2024, tertinggi sepanjang sejarah Indonesia, hal ini sekaligus menandai berakhirnya impor beras medium yang selama ini membebani negara.
Capaian swasembada pangan ini diiringi langkah strategis yang telah diciptakan seperti deregulasi kebijakan, intensifikasi dan optimasi lahan (Oplah), mekanisasi pertanian modern, serta penyediaan sarana prasarana seperti pupuk dan alat mesin pertanian (alsintan).
Capaian swasembada pangan diharapkan menjadi momentum bersejarah yang menandai kemandirian pangan bangsa Indonesia. Langkah ini sekaligus bertujuan untuk menghilangkan ketergantungan terhadap impor beras di masa yang akan datang
Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan bahwa pencapaian swasembada pangan merupakan bukti nyata Indonesia telah menjadi bangsa yang kuat. Keberhasilan ini sekaligus menegaskan kemampuan negara untuk berdiri di atas kaki sendiri dalam memenuhi kebutuhan pangan rakyatnya.
Presiden menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh petani di Indonesia atas dedikasi mereka dalam mensukseskan program swasembada pangan. Berkat kerja keras tersebut, kemandirian pangan nasional berhasil diwujudkan hanya dalam kurun waktu satu tahun. Selanjutnya Persiden didampingi Menteri Pertanian, Menko Bidang Pangan dan perwakilan petani menumbuk gabah di dalam lesung sebagai tanda tercapainya swasembada pangan.